Jakarta — Kebijakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyediakan layanan tiga jam untuk delapan jenis perizinan dinilai investor mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Program ini juga bisa menopang rencana penciptaan 2 juta tenaga kerja yang ditargetkan pemerintah.

“Kami menyambut baik peluncuran izin investasi tiga jam yang dikeluarkan BKPM, karena dengan penerapan program ini iklim investasi dan usaha nasional akan semakin bergairah. Selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya dengan penyerapan tenaga kerja nasional,” ujar Direktur Asia Pulp and Paper (APP) – Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, Senin.

Seperti diberitakan sebelumnya, delapan jenis perizinan yang bisa diterbitkan BKPM dalam tiga jam terdiri dari izin investasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Akta Pendirian Perusahaan dan SK Pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA), Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P), dan Nomor Induk Kepabeanan (NIK) yang dikeluarkan oleh lima instansi diluar BKPM.

“Melalui terobosan izin investasi 3 jam ini akan semakin meningkatkan minat investor dalam mendirikan proyek investasi besar dengan penyerapan tenaga kerja tinggi,” kata Kepala BKPM Franky Sibarani. (Sumber CNN Indonesi)